17:48

19 06 2008

17.48 sore hari itu…

“aku berhenti mengenalmu dengan caraku; perempuan. Kunci kata telah kubuang di depan  mu entah kemana. pertanda ego ku tidurkan…

Satu hal yang ku pahami bahwa selama ini aku hanya mengenalmu dengan caraku yang egoistik tanpa jiwa.Ku belajar darimu bagaimana engkau mengenalku. Satu yang ku harap aku bisa terus mengenalmu hingga waktu tak cukup untuk membuatku berhenti mengenalmu…”





Aku; cuma menunggu

23 01 2008

2.30 pm..

Hari ini, putaran waktuku agak sedikit kacau. Bayangkan saja, setengah hari ini ku habiskan hanya untuk terbuai di dunia lain, yang bernama tidur…
Sejak semalam mata ini menahan lelah, karena tugas akhir yang meminta ku untuk segera di selesaikan.

Aku bangun mendekati angka 11 siang, berantakan semua jadwalku pagi ini. Sudahlah ku pikir, tak ada gunanya menyesal. semua telah berlalu…

Bergegasku ke lantai 1 untuk mereguk nikmatnya kesegaran segayung air meski sudah sangat terlambat. Biarlah ku pikir, setidaknya aku masih jauh lebih beruntung jika boleh dibandingkan dengan saudara-saudaraku di negeri timur sana, sangat kekurangan air.

Hasrat ku selepas matahari bergeser sedikit ke arah barat, aku harus menebus salah yang ku perbuat pagi ini, aku harus menemui beliau untuk meminta maaf atas ketidakhadiran ku tadi pagi…

Baca entri selengkapnya »