Ijinkan Aku Mengenalmu

22 06 2008

Dia: bagian rusuk kiriku yang patah: Tercipta dalam kelembutan namun begitu kokoh: Hadirmu melengkapi kehidupan ini: Meski terkadang hatimu yang lembut tercabik olehku: Namun slalu ada maaf dan senyum untuk ku; Lelaki

kupuAku mengenalmu layaknya rentang hidup sang kupu-kupu.Tak sampai sewindu hidupnya, ia tlah mati dengan membawa madu bersamanya. Aku ingin mengenalmu ibarat kumbang pada bunga, yang mengenalnya bukan pada yang tampak. Tapi apa yang ada didalamnya. Aku bermimpi lebih jauh mengenalmu. Sejauh bintang-bintang yang bertabur pada malam,yang terlihat dekat karna kilaunya. Namun kusadar ia begitu jauh tuk terjangkau.

Kini aku terlanjur sulit mengenalmu. Serumit aksara para ilmuwan tuk di pahami oleh nalar yang tak mampu memecahkan sandinya. Dan aku sadar bahwa aku cukup mengenalmu dari setiap analisis semuku akan setiap kosakata yang senantiasa bersembunyi di balik senyum dan sukamu. Sejak saat itu aku… Baca entri selengkapnya »





Dialog Kamoe & Akoe: Lelaki

9 06 2008

06.31 am I Februari di usianya yang belia

Dimana hari tak pernah sama dan tak pernah terulang

Wa’alaikumsalam, perempuan

Hati yang s’lalu bisa membuatku tersenyum ketika aku bangun dari tidurku. Doa ku, semoga kita masih mampu selangkah lagi berjalan menuju puncak mimpi yang telah kita bangun…

“Terima kasih atas cerita mu, hari ini…”

Entah apa yang harus aku katakan lagi. Kata-kata yang ku punya tak lagi mampu menjawab setiap pertanyaan dalam surat itu. Kini aku menyadari satu hal, bahwa s’lama ini aku melupakan seorang teman yang selalu berdoa untukku. Aku terlalu egois jika memandangmu tak menjadi lebih baik. Kau jauh lebih baik. Lebih dari apa yang aku inginkan, mungkin aku saja yang sulit untuk menerima perubahan itu.

Perempuan…,

Pengaturan ini tak pernah aku tahu sebelumnya dan sama halnya dengan mu aku juga terkadang ragu ”apakah aku bisa menjadi lebih baik untuk mu dan semua orang yang ada disisiku” !!

Baca entri selengkapnya »