Dialog Akoe & Kamoe; Perempuan

8 06 2008

11.46 am I Febuari, baru 3 hari tahun ini

Assalamu’alaikum, pengembaraku

yang hatinya sedang tidak nyaman bersamaku…

Dengan seluruh hati, aku minta maaf padamu untuk itu. Kini aku bingung tentang hadirnya aku untukmu.. tepatkah? Tidak ada yang tahu. Tapi hatimu tahu menjabarkannya. Sebab aku merasa selalu membuatmu tidak bisa nyaman saat bersamaku.

Kemarin kita bertahan dengan ego masing-masing walaupun mencoba menghalangi sejenak. Saat aku letih dan ingin diam, tolong… Jangan berpikir itu hanya karena kau, pengembara. Lihat aku, dan tersenyumlah. Kau pasti akan merasa kalau hatiku berbicara. Kau hanya perlu tinggal dan perlihatkan semangat itu.

“Terlalu egois?”

Iya, kalau aku juga tidak menyadari kalau aku juga tidak melakukannya. Memberimu semangat yang tidak putus, memandang dan tersenyum….

Aku tahu, aku memang bukan yang terbaik dan tidak sempurna. Karna itu aku sadar tentang kekhawatiran  tentang kita. Aku percaya tentang pengaturan-NyA terhadap kita.

“Aku, tidak ada yang lain!”

Cuma ingin menjadi orang baik…Bisakah?

Kini aku tidak percaya kalau aku bisa, karna banyak orang di sekelilingku yang tidak nyaman bersamaku.

Kekecewaan…

Kebisuan…

Kehampaan…

Kesedihan…

Dingin…

Sepi…

Sunyi…

“Kita sendiri yang membuat itu bukan?”

Waktu terus berjalan. Kau berulang kali meng-ucapkannya untukku. Untukku, semua yang aku terima adalah pengaturan-Nya bagiku. Aku hanya ingin membuat semua itu tidak terasa lebih berat lagi.

“Karna hidup memang bukan beban bukan?”

Saat ini, kalau kau melihat perubahan dariku yang tidak lebih baik dari dulu. Terimakasih sudah mengingatkan. Bahkan kesadaranku tentang diriku sendiri lebih dari yang orang-orang tahu.

“Aku tidak mungkin bisa berbalik dengan waktu , iya kan?”

Tapi aku sudah punya perjanjian dengan waktu pada diriku untuk membantuku menjadi lebih baik. Aku tidak mau merugi.

***

“Mau menolongku?”

***

Setidaknya jangan putuskan doamu untukku.Terima kasih kalau kau masih mau melakukannya, pengembara. Kalau tidak pun, tidak mengapa. Tetaplah bersabar,kalau kau bersedia.

Iklan

Aksi

Information

4 responses

9 06 2008
dey

salam,,, waah,,sepertinya dalem banget tulisannya,, (jd pingin belajar,,hohoho)

9 06 2008
galigongli

@dey: hayuk..belajar bareng…sama-sam masih belajar

21 06 2008
annaphalisjavanica

Kakak Suka nonton Toekol Gak???
Waktu Itu,,,,Ada seorang Suami Yang istrinya kena penyakit Lupus,,
Tau gak doa sang suami Bwt istrinya iTu??? Gini nih Doanya,,,,(Masih Apal,,he5)

Ya Allah,,,peliharalah cintaQ pada istriku
Bukan karena kecantikannya,,
Bukan karena kekayaannya,,
Bukan Karena kecerdasannya,,
Juga bukan karena Kelemahannya,,
Tapi,,,peliharalah cintaQ,,Karena Cinta-MU padaku ya Allah,,,,,

Ehmmm,,Jadi bersabar,,,,Menunggu si “embak” itu berdoa karena Allah untuk masFei,,,Jadi bukan karena Cinta…..
Begitu menurut Adek,,

22 06 2008
galigongli

@anna….: toekul reinaldi bukan? ga terlalu, cuma pas bagian ini ka2 nonton..
iya, ka2 harap juga begitu…mencintai seseorang karena cinta Allah kepada kita
setuju…
hohooo…adeQyu yang atu ini dah gede! Apa yang gede. coba…idungnya tuch!
🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: