Sajian Breakfast pagi ini…

28 02 2008

Baca judul tulisan ini, pasti anda bertanya kira-kira apa ya yang akan diceritaan di rubrik day’s note kali ini…oke kalau begitu saya share aja ya resep sajian pagi ini!

Tadi malam, saya dapat jatah untuk nge-ronda di Asrama Putri Darmaga. Awalnya sendirian, ngeri juga sih, tapi setelah partner saya datang satu jam kemudian, jadi lega. Saya ga akan ngebahas banyak tentang ini cuma sekedar kasih tahu doank…

Pagi ini seperti biasa, saya sarapan jam 7 pagi, sebelumnya nonton news dulu jam 5.30 – 6.30 pagi. Entah sejak kapan ya, tayangan berita kok jadi pagi banget. Ternyata di gusur ama entertain yang ga lebih cuma ngegosipin para seleb negeri ini. Ya ampun apa jadinya kalau sehari tayangan ini bisa 3-4 kali tayang, trus sisanya sinetron yang belum bisa dikatakan “mendidik” bagi kalangan masyarakat, nah parahnya lagi hampir semua statiun tv punya tren yang sama.

Bosan ngebahas itu, ganti channel ke resep sajian breakfast pagi ini:

Pagi ini ga pake susu formula yang diduga terkontaminasi bakteri, soalnya menkes dan bpom ga punya “biaya” untuk unjuk gigi (red.giginya pada bolong).

Pagi ini hanya sarapan kebijakan PLN yang melaksanakan program insentif dan disinsentif untuk pemakaian beban listik kurang atau lebih dari 60 KWH. Katanya sich untuk melindungi wong cilik..tapi malah dipertanyakan apakah benar demikian? trus berlakunya april besok, tapi kebijakan ini masih keliling-keliling dulu di tangan para elite politik di atas sono…kapan dunk sosialisasinya?

Lauknya pake harga minyak dunia yang menembus harga $102 per barel..wah negeri ini bakal ketiban sial karena kejadian ini. Belum selesai masalah krisis BBM, eh malah harganya naek, ya ampun apa dosa negeri ini!

Pauknya sama seputar wacana pembubaran LSF alias Lembaga sensor film..upss salah, bukan pembubaran tapi “liberalisasi dan regulisasi” LSF itu kata riri riza. Kenapa begitu? karena ada kesan tidak fair terhadap insan perfilman, wong yang di sensor cuma film doang.. gimana dunk dengan tayangan televisi yang di tonton publik??

– Nah makanan penutupnya, hari Fakultas Kehutanan beserta aktivis mahasiswa akan menggelar dialog dan audiensi seputar kontroversi PP no.2 th 2008 tentang aturan biaya kompensasi pengunaan kawasan konservasi untuk kepentingan lain, terutama pertambangan.
rencananya nanti sore jam 4, di Ruang Sidang Sylva Fak. Kehutanan IPB.

Hfuuuihh…uda kenyang nih, so ini adalah pewacanaan belaka, bagi anda yang mo berpikir kritis silahkan, mo ga juga silahkan…

saatnya beraktivitas

Iklan

Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: