06.31 am I Februari di usianya yang belia
Dimana hari tak pernah sama dan tak pernah terulang
Wa’alaikumsalam, perempuan
Hati yang s’lalu bisa membuatku tersenyum ketika aku bangun dari tidurku. Doa ku, semoga kita masih mampu selangkah lagi berjalan menuju puncak mimpi yang telah kita bangun…
“Terima kasih atas cerita mu, hari ini…”
Entah apa yang harus aku katakan lagi. Kata-kata yang ku punya tak lagi mampu menjawab setiap pertanyaan dalam surat itu. Kini aku menyadari satu hal, bahwa s’lama ini aku melupakan seorang teman yang selalu berdoa untukku. Aku terlalu egois jika memandangmu tak menjadi lebih baik. Kau jauh lebih baik. Lebih dari apa yang aku inginkan, mungkin aku saja yang sulit untuk menerima perubahan itu.
Perempuan…,
Pengaturan ini tak pernah aku tahu sebelumnya dan sama halnya dengan mu aku juga terkadang ragu ”apakah aku bisa menjadi lebih baik untuk mu dan semua orang yang ada disisiku” !!







Sumbang saran